Investasikan USD 200 Juta, Perusahaan Sukanto Tanoto Kembangkan Viscose ke Level yang Lebih Tinggi

Sumber: pexels.com

Nyaman dikenakan, memiliki warna yang menarik dan mudah terurai. Untuk masa depan dunia tekstil yang lebih baik, mungkin ke sanalah arah perkembangan terbaik. Viscose dibuat untuk mewujudkan masa depan yang seperti itu. Lahir sebagai pengganti kain sintetis yang sulit terurai, inilah solusi yang ditawarkan Sukanto Tanoto untuk masa depan tekstil yang lebih ramah lingkungan.

Royal Golden Eagle (RGE) yang dipimpin oleh Sukanto Tanoto memiliki dua unit bisnis yang bergerak dalam industri serat rayon. Kedua unit bisnis tersebut adalah Asia Pacific Rayon (APR) dan Sateri. Dua unit bisnis inilah yang menjadikan RGE sebagai produsen viscose terbesar di dunia. Namun demi mengembangkan produknya ke level yang lebih tinggi, RGE telah menunjukkan komitmennya untuk menginvestasikan USD 200 juta.

Investasi USD 200 Juta Grup Royal Golden Eagle

Viscose yang diproduksi oleh Asia Pacific Rayon (APR) dan Sateri merupakan bahan tekstil yang terbuat dari serat kayu. Karena terbuat dari bahan yang berasal dari alam, serat tekstil ini jauh lebih mudah terurai jika dibandingkan dengan kain sintetis yang kini masih mendominasi industri fashion dunia.

Potensi viscose sebagai bahan tekstil masa depan terus dikembangkan oleh kedua unit bisnis Sukanto Tanoto tersebut. Untuk mendongkraknya, Royal Golden Eagle yang merupakan induk dari Asia Pacific Rayon (APR) dan Sateri pun mengucurkan dana senilai USD 200 juta. Investasi tersebut rencananya akan disalurkan secara bertahap selama 10 tahun ke depan.

Ada 3 hal yang menjadi sasaran dari investasi Royal Golden Eagle ini. Ketiga hal tersebut meliputi peningkatan teknologi bersih dalam pembuatan serat, pengembangan produk percontohan dan pengembangan RnD (Research and Development). Secara berturut-turut, alokasi dananya adalah 70%, 20% dan 10%.

Viscose Sebagai Jawaban akan Bahan Tekstil Masa Depan

Popularitas viscose dalam industri fashion memang masih kalah jika dibandingkan dengan kain sintetis. Padahal bahan tekstil yang satu ini memiliki beberapa keunggulan yang bahkan tidak bisa dijumpai dalam bahan tekstil lain.

Keunggulan viscose bisa dilihat dari karakteristik bahannya. Sebagai bahan tekstil, viscose memiliki warna yang cerah. Bahannya juga terasa sejuk saat dikenakan.

Saat digunakan untuk membuat busana muslim, khususnya busana muslim wanita, bahan ini tidak terasa gerah. Viscose juga terasa nyaman saat dikenakan.

Untuk tujuan estetika, memadukan bahan viscose dengan bahan tekstil lain juga sangat memungkinkan. Sebut saja seperti bahan katun dan poliester. Keduanya dapat berpadu secara sempurna dengan viscose.

Mewujudkan Transparansi Melalui Aplikasi

Grup bisnis Royal Golden Eagle yang dipimpin oleh Sukanto Tanoto memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan. Sebagai perusahaan yang berbasis pada alam, Asia Pacific Rayon dan Sateri juga memandang permasalahan kelestarian lingkungan dengan sangat serius.

Memiliki produk yang ramah lingkungan adalah satu hal. Namun tanpa operasional yang sejalan dengan hal tersebut, tujuan grup RGE untuk menyebarkan kebaikan kepada lingkungan sekitar tidak akan bisa terwujud.

Sebagai pembuktian akan praktek industri yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan, salah satu unit bisnis Sukanto Tanoto, yakni Asia Pacific Rayon membuka lebar keran informasi rantai produksinya.

Perusahaan Sukanto Tanoto tersebut memiliki aplikasi bernama “Follow Our Fibre”. Aplikasi ini dihadirkan untuk membantu pelanggan melacak asal usul dari produk yang mereka beli. Apakah benar produk tersebut terbuat dari bahan baku terbarukan atau tidak, semua itu bisa dicek melalui aplikasi ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *